PENGARUH KONSENTRASI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Webb) SEBAGAI MUCOADHESIVE AGENT PADA KARAKTERISTIK FISIK MIKROGRANUL RANITIDIN HCI

ABSTRAK

Ranitidin HCI merupakan antagonis reseptor H-2 yang digunakan secara luas untuk pengobatan ulkus lambung, ulkus duodenum. Ranitidin HCI memiliki waktu paruh 2-3 jam, sehingga menjadi pertimbanganm dibuat sediaan sustained release. Tujuan penelitian ini adalah membuat formula dalam berbagai konsentrasi dan mengevaluasi mikrogranul Ranitidin HCl. Mikrogranul dibuat dengan metode granulsi baasah menggunakan lidah buaya sebagai polimer bioadesif. Peningkatan konsentrasi lidah buaya menurunkan kecepatan alir, dan mempengaruhi kelembapan granul, swellingindex, daya bioadesif, efisien disolusi, SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa lidah buaya dapat digunakan sebagai mucoadhesive agent pada sediaan mikrogranul sustained-release ranitidin HCl untuk penyakit gastrointestinal.

Author(s): Endang Diyah Ikasari, Anang Budi Utomo
Date published: 2015-10-10 00:00:00
| Link OJS |