PERBANDINGAN RENDEMEN MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) YANG DIKERINGKAN DENGAN DIANGIN-ANGINKAN, PANAS MATAHARI DAN OVEN 500 C SERTA IDENTIFIKASI SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

Wahyuning Setyani, Dyah Widi Astuti

Sari


Temulawak (Cucurma xanthorrhiza Roxb.) dikenal sebagai tanaman dengan aneka khasiat dan manfaat. Temulawak dipercaya dapat menyebabkan dapat menyembuhkan beberapa penyakit, diantaranya sariawan, demam, kembung, asma, ambeien, sembelit, rematik, asam urat, hepatitis, kolagoga, antispasmodik, dan menurunkan kolesterol. Selain digunakan sebagai jamu atau obat, temulawak juga dapat dijadikan sebagai bahan makanan dan minuman segar. Masalah penelitian ini adalah: adakah pengaruh pengeringan rimpang temulawak (Cucurma xanthorrhiza Roxb.) terhadap jumlah minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan jumlah rendemen minyak atsiri dari rimpang temulawak yang dikeringkan secara diangin­-anginkan, sinar matahari, dan dioven 50° C. Minyak atsiri yang diperoleh kemudian diidentifikasi secara kromatografi lapis tipis.

Hasil isolasi diperoleh rata-rata rendemen minyak atsiri rimpang temulawak kering yang diangin-anginkan adalah 1,47. dengan matahari adalah 0,83 sedangkan dengan oven adalah 0,93. Bercak kromatogram sebelum penyemprotan untuk rimpang yang diangin-anginkan dan yang dikeringkan dengan oven berjumlah empat yang berwarna ungu. Sedangkan untuk rimpang temulawak kering dengan matahari menghasilkan enam bercak dengan warna ungu. Setelah dilakukan penyemprotan dengan larutan pereaksi anisaldehid­asam sulfat P, rimpang temulawak dikeringkan, diangin-anginkan, dikeringkan dengan matahari dan kering dengan oven sama-sama menghasilkan empat bercak yang terdiri dari warna merah kecoklatan, ungu kebiruan dan biru keunguan. Harga Rf antara ketiga metode pengeringan rimpang temulawak hampir sama karena mempunyai kandungan senyawa yang sama. Jadi rendemen minyak atsiri rimpang temulawak dikeringkan dengan angin paling baik dibandingkan dengan kedua metode pengeringan yang lain.

 

Kata Kunci: Temulawak, metode pengeringan, rendemen

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.