PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP KADAR ALKALI FOSFATASE TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG TERPAPAR PARASETAMOL

Caecilia Mutiarawati, Dwi Hadi Setya Palupi, Vereciana Mustikawati

Sari


Pare (Momordica charantia L.) diduga mengandung suatu senyawa yang bersifat memperbaiki kerusakan organ hati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun pare terhadap kadar alkali fosfatase tikus putih jantan galur wistar yang terpapar parasetamol, dengan menggunakan 20 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I merupakan kontrol negatif; Kelompok II, III, IV merupakan kelompok perlakuan air rebusan daun pare dosis 135mg/250g BB, 270mg/250g BB, dan 540mg/250g BB. Semua tikus pada hari ke-1 diukur kadar alkali fosfatasenya, kemudian diberi parasetamol 750 mg/kg BB selama 5 hari. Pada hari ke-6 diukur kadar alkali fosfatasenya kemudian kelompok I diberi aquadest; kelompok II, III, IV diberi air rebusan daun pare. Hari ke- 14 diukur lagi kadar alkali fosfatasenya. Satu ekor tikus masing-masing kelompok diambil organ hatinya untuk dibuat preparat histopatologi hati. Penetapan kadar alkali fosfatase menggunakan fotometer StarDust MC 15. Pemeriksaan histopatologi hati dilakukan dengan metode pengecatan Hematoksilineosin. Data kadar alkali fosfatase dianalisa dengan metode paired sample test dan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air rebusan daun pare (Momordica charantia L) mampu menurunkan kadar alkali fosfatase tikus putih jantan. Data penurunan kadar alkali fosfatase didukung dengan gambaran histopatologi hati tikus yang menunjukkan adanya perbaikan sel hati.

Kata kunci : Parasetamol, kadar alkali fosfatase, air rebusan daun pare

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.