ANALISA KADAR LOGAM Pb (TIMBAL) DAN Zn (SENG) DALAM RAJUNGAN (Portunus pelegicus) DI PANTAI SLAMARAN PEKALONGAN SECARA SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM

Agus Suprijono, Etty Sulistyowati, Suci Dwi Suryani

Sari


Logam Pb dan Zn merupakan zat yang berbahaya jika masuk ke organ biologis. Zat kimia tersebut dalam konsentrasi rendah bisa menyebabkan toksik, terutama pada hewan air seperti ikan, kepiting, rajungan dan lain sebagainya. Logam Pb dan Zn mempunyai kecenderungan mengumpul dalam organ biologis, terutama dalam bentuk ion, karena bentuk ion mempunyai kelarutan yang lebih besar dalam lemak. Logam Pb dan Zn dapat menyebabkan kerusakan syaraf pusat, serta gangguan fungsi ginjal dan paru­paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat Pb dan Zn yang terkandung dan terakumulasi dalam rajungan di pantai Slamaran Pekalongan. Pengukuran konsentrasi pada ion logam Pb dan Zn dilakukan dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kadar yaitu pada jarak 200 meter kadar logam Pb lebih besar dibandingkan pada jarak 300 dan 100 meter serta melebihi batas maksimum cemaran logam berat dalam makanan untuk rajungan dan hasil olahannya yaitu > 2,0 mg/kg. Pada logam Zn juga terdapat perbedaan kadar, logam yang terbesar didapatkan pada jarak 300 meter, tetapi tidak melebihi batas maksimum cemaran logam berat dalam makanan yaitu rajungan dan hasil olahannya yaitu < 100 mg/kg. Jadi dapat disimpulkan pada pantai Slamaran Pekalongan kandungan logam berat Pb melebihi batas dan Zn tidak melebihi batas.

Kata kunci : Logam Pb dan Zn, Spektrofotometri Serapan Atom, Rajungan (Portunus pelegicus), bio-indikator.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.