EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK TERHADAP DERAJAT PARASITEMIA PLASMODIUM BERGHEI

Fransisca P.Hardimarta

Sari


Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Plasmodium. P.falciparum merupakan salah satu jenis dari Plasmodium yang dapat menyebabkan komplikasi malaria berat seperti malaria serebral yang dapat berakhir dengan koma dan kematian. Mengontrol parasitemia dengan menurunkan derajat parasitemia pada tahap awal infeksi merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya komplikasi malaria berat. Ekstrak daun sirsak mengandung acetoginin yang memiliki efek sebagai antiplasmodium secara in vitro dan flavonoid yang memiliki efek imunomodulator.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan sampel 24 ekor mencit betina strain Swiss yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu mencit sehat, diinokulasi P. berghei ANKA, P1 dan P2 diberi ekstrak daun sirsak dosis 100 dan  200  mg/kgBB/hari  selama  14  hari  dan  hari  ke  7  diinokulasi  P.  berghei ANKA. Darah diambil dari ekor mencit pada hari ke 3 , 5 dan 7 setelah inokulasi P. berghei ANKA untuk menghitung indeks parasitemia.

Rerata derajat parasitemia hari ke 3 lebih rendah secara bermakna pada kelompok P1, pada hari ke 7 rerata indeks parasitemia kelompok P2 lebih rendah secara bermakna dibanding p1. Secara bermakna, pemberian ekstrak  daun  sirsak  secara bermakna dapat menurunkan derajat parasitemia.

KATA KUNCI : ekstrak ethanol daun sirsak, derajat parasitemia, mencit Swiss,P. berghei ANKA

Teks Lengkap: Tidak berjudul

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.